Kasus First Travel, Jaksa Akan Hadirkan Saksi menurut London

Jaksa penuntut umum akan memanggil saksi dari London, Inggris, terkait menggunakan penerangan aset PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel wisata halal yang berada di sana.

“Untuk aset yg ada pada London, nanti akan kami hadirkan saksinya berdasarkan sana,” istilah kepala tim jaksa penuntut generik, Heri Jerman, seusai persidangan keempat dugaan penipuan dan pencucian uang First Travel, Rabu, 7 Maret 2018.

Heri enggan menjelaskan rincian aset dan nilai yang berada di Negeri Ratu Elizabeth tadi, “Saya tidak akan berikan komentar sebelum saksi berikan keterangannya. Kita ikuti saja persidangan ini. Jangan sampai menyebabkan spekulasi pada rakyat,” ucap Heri.

Menurut Pusat Pelaporan & Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), pada Agustus 2017, ada aliran dana yg digunakan pemilik First Travel, Andika Surachman & Anniesa Hasibuan, untuk membeli saham sebuah restoran di London, Inggris. Bos First Travel itu membeli saham restoran Nusa Dua London senilai Rp 14 miliar.

Sidang dugaan penipuan & pembersihan uang berkedok bepergian haji & umrah First Travel waktu ini telah memasuki sidang keempat. Total, 15 saksi telah dihadirkan berdasarkan holistik 96 saksi yang dijadwalkan.

Bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, serta saudara termuda Anniesa, Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan, didakwa melanggar Pasal 378 kitab undang-undang hukum pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 kitab undang-undang hukum pidana juncto Pasal 64 ayat 1 kitab undang-undang hukum pidana dan/atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP & Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pembersihan uang. Ketiga terdakwa terancam sanksi penjara 20 tahun lebih hingga seumur hidup

Ajukan Banding, Ini yg Dikejar Pengacara Bos First Travel

Kuasa aturan tiga bos First Travel, Wirananda Goemilang, menyatakan pengajuan permohonan banding telah didaftarkan secara resmi melalui Pengadilan Negeri Depok. Berkas permohonan banding itu dimasukkan dalam 5 Juni 2018.

“Kami masih menunggu akta banding,” ujar Wirananda kepada Tempo, Rabu, 6 Juni 2018.

Dalam sidang pembacaan putusan dalam 30 Mei 2018, kepala majelis hakim, Sobandi, menyatakan tiga bos biro umrah First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan, bersalah melakukan tindak pidana pembersihan uang. Andika dijatuhi sanksi 20 tahun penjara, Anniesa 18 tahun kurungan, & Kiki 15 tahun penjara.

Menurut Wirananda, tujuan pengajuan permohonan banding ini lebih kepada penyelamatan aset First Travel yang disita negara.

“Kami akan kejar terus poin itu hingga dalam akhirnya aset bisa pulang pada jemaah,” tuturnya. “Memori permohonan banding memuat mengenai amar putusan dan aset.”

Koordinator jaksa penuntut generik, Heri Jerman, telah mendengar informasi bahwa 3 terdakwa kasus First Travel mengajukan permohonan banding. “Menurut keterangan, semua terdakwa (mengajukan permohonan banding),” pungkasnya.

Berdasarkan prosedur operasi standar, jaksa juga wajib ikut mengajukan permohonan banding. “Jaksa wajib mengajukan permohonan banding,” ucap Heri.

Dalam putusan sidang, tiga bos First Travel wisata halal itu dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana penipuan & pembersihan uang karena tidak memberangkatkan calon anggota jemaah umrah sebanyak 63.310 menggunakan kerugian Rp 905 miliar.

Ketiga bos First Travel melanggar Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP &/atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tipu Calon Jamaah, Biro Umrah My Jannah Dilaporkan ke Polisi

Perusahaan biro umrah & haji, PT Rifa Jannah Wisata atau My Jannah, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan. Saat ini tercatat ada 12 orang yg menjadi korban. “Ibu saya daftar umrah, ternyata ditipu,” kata keliru satu korban bernama Tri Kusuma Handayani, Jumat, 31 Agustus 2018.

Dugaan penipuan ini dilaporkan sang Indah Puspitasari pada 29 Agustus 2018. Laporan itu teregistrasi nomor LP/4577/VIII/2018/PMJ/Dit. Reskrimum. Dua orang yg menjadi terlapor merupakan pasangan suami istri, Gery Rama Mahfian dan Farahdiba Panigoro. Mereka pemilik My Jannah.

Tri menceritakan, ibunya sudah mendaftar umrah dalam Maret 2018 menggunakan membayar Rp 30,5 juta. Namun hingga ketika keberangkatan dalam 9 April 2018, My Jannah tak kunjung memberi liputan.

Tri akhirnya menemui Gery buat menanyakan embarkasi ibunya. Gery menaruh sejumlah alasan sehingga keberangkatan diundur menjadi Mei 2018. “Mei dijanjikan berangkat tapi nir berangkat jua,” ujar Tri.

Berdasarkan hitungan Tri, Gery sudah empat kali menunda embarkasi umrah ibunya. Karena telah tidak percaya, Tri akhirnya meminta uang ibunya dikembalikan. Gery menyanggupi tetapi baru mentransfer Rp 2 juta.

Kecurigaan Tri baru timbul setelah beliau tidak lagi mampu menemukan Gery di kantor My Jannah di Jalan Pangeran Antasari Nomor 25C, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. “Saya ke tempat kerja lagi ternyata sudah kosong,” ujar Tri. Ternyata belasan calon jamaah pula mengalami nasib serupa.

Atas dasar itulah para korban lalu melaporkan biro umrah murah jakarta My Jannah ke Polda Metro Jaya. Adapun dugaan tindak pidana yang dilakukan Gery & istrinya diatur pada Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan & Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

Usai Wukuf di Arafah, Para Jemaah Haji Menuju Muzdalifa

Lebih menurut 2 juta jemaah haji di Arafah, Senin 20 Agustus 2018, menuju ke Muzdalifa sekaligus mengakhiri rukun haji. “Para jemaah akan melempar jumrah menjadi bentuk perlawanan terhadap setan,” tulis Middle East Monitor, Selasa 21 Agustus 2018.

Mereka tampak berkiprah dengan sandang ihram putih, rona yg melambangkan kesucian. Sehari sebelumnya, para jemaah bermalam pada sebuah bukit tempat Nabi Ibrahim mendapat perintah Allah agar mengorbankan putranya, Ismail, menggunakan cara disembelih. Di loka ini pula, Nabi Muhammad membicarakan khutbah terakhir.

Para jemaah pula berdoa di sekitar Mina, selanjutnya naik bus atau jalan kaki sebelum subuh. Mereka mendapatkan pengawalan berdasarkan petugas keamanan yg berdiri pada jalanan dan berdasarkan helikopter yang terbang di atas mereka.

Sebagian akbar jemaah terlihat membawa payung buat mencegah sengatan mentari karena suhu di Arab Saudi mencapai 40 derajat Celsius menyusul badai pasir & tiupan angin kencang. “Sejumlah pria dan wanita berdasarkan 165 negara berjalan bersama, ad interim tentara menaruh air minum pada botol. Sebagian jemaah berfoto selfie.”

Jemaah dari Pakistan, Mohamed Forqan, 30 tahun, menyampaikan, ini adalah hari akbar bagi kaum muslim. “Di Arafat, kami lahir kembali & meminta maaf pada Allah agar menghapus segala dosa kami,” ucapnya. Adapun Hilal Issa, 70 tahun, jemaah berdasarkan Nigeria, mengutarakan, beliau berdoa kepada Allah buat mengampuni dosa seluruh umat muslim dan menyelamatkan global Arab menurut perpecahan.

Kerajaan Arab Saudi dalam keterangannya pada media menampakan, lebih berdasarkan dua,37 juta jemaah hampir seluruhnya menurut luar Arab Saudi telah menyelesaikan rukun haji dan umroh murah di jakarta selama 5 hari.

Dana Haji Buat Infrastruktur , Kenapa Tidak?

Tak perlu buru-buru menentang rencana pemerintah untuk menginvestasikan dana haji pada proyek infrastruktur, apalagi sampai meradang. Sebenarnya, tak soal untuk menginvestasikan dana haji yang diperkirakan mencapai Rp 100 triliun pada akhir tahun ini untuk pembangunan infrastruktur sepanjang dilakukan secara transparan dan sesuai aturan.

Tak perlu pula berteriak-teriak dana umat ini akan diselewengkan. Kita perlu belajar kepada Malaysia yang telah lebih dulu menggunakan dana haji untuk membiayai proyek infrastruktur, properti, perkebunan, dan konsesi dengan hasil yang memuaskan. Di sana dana haji dikumpulkan oleh Lembaga Tabung Haji Malaysia yang kemudian mengelolanya. Keuntungan dari investasi sebagian dibagikan kembali kepada para calon haji dan umroh murah jakarta. Sebagian yang lain digunakan untuk meningkatkan pelayanan selama di tanah suci.

Apalagi, yang mungkin belum diketahui banyak orang, dana haji sudah diinvestasikan secara tak langsung untuk infrastruktur melalui sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN. Jumlah sukuk tersebut mencapai yaitu Rp 35,2 triliun atau 40 persen dari total dana haji saat ini. Hanya penempatan dana haji masih sering dipersoalkan, terutama jika digunakan proyek yang terlalu jauh dari kepentingan umat Islam.

Polemik ini bisa diakhiri dengan membuat aturan yang lebih jelas. Pemerintah sebaiknya segera membuat peraturan pemerintah mengenai penempatan dana haji seperti diamanatkan oleh Undang-undang Pengelolaan Keuangan Haji.

Nah, sekarang, pemerintah sudah melantik Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), sehingga seluruh dana haji bisa dikelola sepanjang sesuai syariah. Pemerintah dapat mencontoh sistem yang digunakan Malaysia. Pemerintah juga harus menjamin keamanan dana tersebut. Penempatan dana jangan sampai merugikan umat telah bertahun-tahun menabung demi menunaikan ibadah haji.

Berkaca pada pemerintah Malaysia, mereka mengelola tabungan haji untuk investasi sudah bertahunn-tahun. Tentu saja sudah berlandaskan syariah alias halal. Calon jamaah haji pun tak perlu risau tabungannya akan diinvestasikan secara haram dan uang itu membuatnya batal berangkat.

Teman saya, seorang pengacara, yang melaksanakan ibadah haji berbarengan mantan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi menuturkan, ia melihat sendiri perolehan pengelolaam dana haji itu kembali dalam bentuk peningkatan pelayanan haji. “Mereka mendirikan asrama haji di Mekkah. Sedangkan kita dengan kuota haji terbanyak malah belum ada,” kata Mas Deny, teman saya itu.

Ahmad Ifham Sholihin, pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam menuturkan, hingga 2012, dana haji Indonesia masih ditempatkan pada instrumen berbasis keuangan konvensional. Artinya, dana haji diinvestasikan pada usaha berbasis riba, yang saat itu boleh diinvestasikan pada industri haram. Dengan adanya Badan Pengelola Keuangan Haji, seluruh dana haji bisa dikelola pada instrumen yang sesuai syariah, baik dana yang boleh diinvestasikan maupun dana yang dialokasikan untuk operasional ibadah haji tahun berjalan.

Artinya, penggunaaan dana haji tak perlu diributkan asal sesuai dengan Undang Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Jika merujuk Pasal 48 undang-undang ini, dana haji bisa diinvestasikan ke produk perbankan, surat berharga, emas, investasi langsung, dan investasi lainya. Syaratnya adalah sesuai dengan prinsip syariah, mempertimbangkan aspek keamanan, kehatian-hatian, nilai manfaat, dan likuiditas.

Majelis Ulama Indonesia pun telah menyatakan investasi dana haji di proyek infrastruktur dibolehkan asal bermanfaat. Yang penting, menurut MUI, pemerintah mesti menjamin keamanan dana itu. Dalam menempatkan dana buat infrastruktur, Badan Pengelola perlu memilih proyek yang memberikan bagi hasil tinggi tapi dengan tingkat risiko yang sangat kecil.

Berapa Biaya Umroh Yang Wajar Dan Bagaimana Cara Menabungnya?

Mumpung bulan puasa, goresan pena blog keuangan tercintah ini nyerempet keagamaan gapapa kan yak. Kalau istilah orang internet marketing, jangan berhenti pada engkau , berikan merata!!

 

Apabila ada satu hal yg paling tidak saya sesali sebelum tewas, maka itu merupakan berangkat umroh. Saya bukan ustadz gaes, belum mampu ilmunya. Tapi paling tidak, artikel kali ini mampu membantu Anda yg memiliki harapan tinggi buat mampu beribadah di tanah kudus Mekkah & Madinah.

 

Tentu kita paham, bepergian ke luar negeri, terlebih buat tujuan umroh & haji bukan perkara murah buat sebagian besar  orang Indonesia. Ketika perkara First Travel mencuat, banyak calon jemaah yg sebagian akbar berusia lanjut, berusaha nabung bertahun-tahun agar bisa berangkat umroh.

 

Well, nir semua orang seberuntung Anda kisanak, yg pada sebulan mampu dapet 20-30 juta!

 

Jangan sombong, belum tentu Anda yg umroh tiap tahun, ibadahnya lebih baik berdasarkan kakek nenek yang cuma bisa sekali seumur hidupnya karena kasus porto.

 

Back to the topic!

 

Untuk urusan pendanaan travelling, terutama biaya  umroh, maka paling nir ada DUA aspek kunci yang perlu menerima perhatian spesifik. Yang pertama adalah KAPAN Anda berencana buat melaksanakan ibadah umroh. Dan yg ke 2 merupakan BAGAIMANA Anda akan mengeksekusinya.

 

Masa hanya dua duduk perkara itu masbro?

 

Bapak-ibu sekalian, dua pertanyaan tadi itu jika di breakdown akan sebagai sangat rigid. Jawabannya akan kita tuangkan dalam poin-poin yg kita diskusikan sekarang.

 

  1. Berapa porto umroh yang masuk akal?

First Travel menjanjikan biaya  yg jauh pada bawah rata-rata, yakni kisaran 13 jutaan waktu umroh lain berada di atas 20 juta. Tulisan ini dibentuk bulan Juni, sekarang kita coba buka penerbangan bulan November ya, lima-6 bulan menurut tulisan ini menggunakan situs pembanding harga maskapai.

 

Nah menurut tabel aja keliatan bukan, minimal buat transport pesawat saja yang masuk akal untuk 5-6 bulan ke depan terdapat di harga 11 jutaan. Kalau agen menjual paket umroh sebesar 13 juta, masa iya sisanya cuma 2 juta? Itu masih wajib  biaya  bus, penginapan, bayar ini itu dan lain sebagainya.

 

Tidak logis Bapak/Ibu sekalian.

 

Berapa harga wajarnya?

 

Menurut aku , jika harga paket umroh yg ditawarkan minimal adalah 2x berdasarkan harga tiket pesawat yang kita cek di pasaran, maka sangat wajar, lantaran agen pula cari laba. Jadi menggunakan harga tiket 11 juta tadi, akan wajar sebuah paket umroh menjual di range 21-23 juta buat paket hematnya.

 

Gaes, pada usaha travel, konsumsi terbesar memang di tiket pesawat, baru lalu akomodasi. Jika Anda telah mengetahui maskapai apa yg digunakan, kemudian hotel mana loka menginapnya, maka kalian pula telah mampu berhitung sendiri sebenarnya berapa porto umroh yang lumrah.

 

  1. Bagaimana mencari agen tour umroh yg rupawan?

Bagus ialah pas, ga kemahalan & ga kemurahan.

 

Gini dulu deh, you semua mau umroh dowang apa umroh plus-plus?

 

Umroh plus-plus adalah ditambah liburan ke Turki, Eropa, Mesir, & loka lainnya gitu. Rata-rata sih golongan tajir minta yang plus.

 

Nah sesudah tahu mau paket umroh yg mana, maka kalian browsing deh beberapa agen tour yg memberikan umroh. Saya sangat menyarankan buat tidak langsung tetapkan waktu Anda nemu beberapa agen.

 

Perkecil pilihan dari ratusan agen tour yang terdapat menjadi 3 atau lima agen. Saat ini ada beberapa situs spesifik yang menciptakan pemeringkatan biro jasa umroh, tapi jangan dari percaya. Akan lebih baik Anda observasi langsung ke tempat kerja agen tersebut.

 

Ada beberapa cara sebelum menjatuhkan pilihan ke agen umroh travel wisata halal, diantaranya:

 

Menanyakan perizinan yg sudah didapat menurut Kementerian Agama.

Melihat track record keberangkatan, apakah ada jemaah yang tertunda diberangkatkan.

Jika harganya sangat murah, cari faktor “X” yang menciptakan perusahaan mampu memberi harga murah tersebut.

Cari liputan menurut internet tentang agen umroh tadi, jika perlu tanyakan pada beberapa jemaah yg pernah memakai jasanya.

Tiga. Trik menabung untuk umroh pada usia muda

Siapa coba yg nir pengen umroh pake duit sendiri di usia belia, katakanlah 30-an deh. Cukup & sangat rasional!

 

Dan dari saya, akan sangat elegan bila ibadah tersebut memakai uang yang sudah bersih berdasarkan utang atau kewajiban lainnya. Singkat cerita, janganlah berutang buat umroh & beresin zakatnya dulu. Itu menurut saya.

 

Bagaimana cara menabungnya?

 

Strategi pertama adalah menabung menggunakan paksa. Tidak semua yg dipaksa ga enak kawan, yang krusial bagaimana kalian menikmati paksaan itu. Jadi terdapat beberapa bank yg menyediakan auto-debet bulanan. Katakanlah kalian berencana umroh 2 tahun lagi, maka sanggup minta bank mengauto-debetkan sebulan sejuta. Di akhir tahun ke 2 uda 24 juta terkumpul tuh, mampu deh terbang ke Mekkah & Madinah.

 

Strategi kedua adalah investasi ke instrumen yang ngasih return cepat. Ini yang aku  lakukan, jadi untuk umroh memang didanai dari profit investasi. Tapi syaratnya, Anda wajib  memahami bagaimana cara berinvestasi dengan sempurna. Toh uda banyak tips yg diulas di blog ini.

 

  1. Antisipasi pengeluaran pada Tanah Suci

Jemaah Indonesia termasuk yang paling doyan menghamburkan duit saat bepergian ke tanah suci, terutama oleh-sang yang bakal bikin pengeluaran membengkak. Apalagi para pedagang pada sana sudah sangat lancar berbahasa Indonesia, jadi potensi riyal terbuang makin banyak.

 

Oleh karena itu, yg perlu dipertimbangkan ketika menghitung porto umroh pula masukkan potensi pengeluarannya. Tapi ingat, jangan banyak-banyak ya. Tujuan Anda kan beribadah, bukan belanja.

 

  1. Semoga umroh Anda mabrur!

Itu aja ya dialog kita tentang umroh, semoga mabrur seluruh.

BPKH Disebut Gegabah Mendistribusikan Sumbangan Gempa dari Dana Haji

Pengamat Haji Ade Marfuddin Rabithah menilai bahwa pemerintah terlalu terburu-buru mengambil kebijakan dalam penggunaan dana haji. Kebutuhan haji masih belum terpenuhi secara keseluruhan tetapi tiba-tiba Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) meluncurkan Program Manfaat 2018.

 

“Ada hal-hal penting dan merupakan prioritas untuk penggunaan dana Haji. Mengapa BPKH bosan memikirkan dana untuk bencana alam? Bencana dan gempa bumi, sudah ada bantuan dan lembaga yang bernaung, dana Haji tidak dimaksudkan untuk itu. Jadi jangan tumpang tindih, karena sudah banyak bantuan gempa. Semua orang juga terlibat hingga dana dari luar negeri masuk, “katanya, Senin (22/10).

 

Ade mengatakan, prioritas penggunaan dana Haji masih perlu ditingkatkan. “Jangan bicara, jangan jadi tujuan politik. Dana haji tidak peduli dengan itu, jangan gunakan dana haji,” katanya.

 

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dilakukan BPKH dalam memenuhi implementasi haji. Misalnya, pembangunan pondok di Arab Saudi dan pembelian pesawat khusus untuk jamaah Indonesia. “Jika ada sejumlah triliun kebutuhan haji yang lebih baik dan terpenuhi, kegiatan lain dapat dibiayai. Ini berarti di mana prioritas pekerjaan, jika wajib untuk menyelesaikan sunnah dapat dilakukan,” katanya.

 

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) meluncurkan Program Kemakmuran 2018. Tahun ini, BPKH secara khusus melalui Program Manfaat akan menyalurkan bantuan untuk mengatasi tanggap darurat gempa dan tsunami di Pusat dan NTB. Dana masyarakat melalui Program Manfaat akan disalurkan ke masing-masing Rp. 5 miliar untuk warga Sulawesi Tengah dan Rp. 24 milyar untuk rehabilitasi di NTB.

 

Program Manfaat memiliki enam alokasi. Di antaranya, layanan haji dan umrah, fasilitas ibadah, pendidikan dan pengabaran, ekonomi masyarakat, kesehatan dan agama sosial.

 

Untuk alasan ini, Ade meminta BPKH untuk memprioritaskan kebutuhan para jamaah Indonesia. Ini untuk meningkatkan layanan penyelenggara Haji dan umroh sebagai travel wisata halal serta meminta Kementerian Agama untuk duduk bersama dengan BPKH dalam memenuhi kebutuhan para jamaah.

 

Dia mengatakan bahwa itu tidak sembarangan bahwa dana rakyat digunakan untuk pendidikan umum. Tetapi akan lebih baik jika dana pendidikan diarahkan untuk mendukung haji. “Ada hal-hal penting yang diamanatkan oleh UU, ada prioritas yang perlu diprioritaskan untuk dana Haji. BPKH memiliki beberapa komponen yang diprioritaskan, selama upaya untuk mendorong layanan kepada semua jamaah, jika barang ini telah terpenuhi, maka langkah selanjutnya adalah apa saja, “katanya.

Evaluasi Haji, Kementerian Kesehatan Menangkan 3 Penghargaan dari Arab Saudi

Madinah Indah Wisata Tempatnya Umroh Murah Di JAKARTA

Setelah periode operasional Haji 1439 H / 2018 selesai, Kementerian Kesehatan Indonesia memenangkan tiga penghargaan dari Kerajaan Arab Saudi untuk ketangkasan tenaga medis Indonesia ketika berurusan dengan masalah kesehatan peziarah. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek pada Evaluasi Nasional Pelaksanaan Kesehatan Haji pada 2018.

“Terima kasih kepada PPIH (Panitia Pengorganisasian Haji) di sektor kesehatan Arab Saudi dengan diterimanya tiga penghargaan pada 2018. Itu adalah penghargaan untuk pelayanan kesehatan terbaik dari Kantor Urusan Haji Kerajaan Arab Saudi Haji, “kata Nila Moeloek di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Sementara itu, dua penghargaan lainnya, lanjut Nila, termasuk layanan kesehatan dari Direktur Pelayanan Kesehatan Kerajaan Departemen Kesehatan Arab Saudi dan penghargaan untuk upaya promotif preventif kesehatan para peziarah dari Direktur Kedokteran Klinis Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi.

Tidak hanya mendapat penghargaan dari Arab Saudi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga mengklaim bahwa target pemeriksaan kesehatan dan bimbingan untuk peziarah tahun ini telah melampaui target 75 persen.

“Jumlah ziarah di 1439 Hijriah atau 2018 Masehi, sebanyak 221.000 jamaah, dimana 65,5 persen adalah peziarah dengan risiko tinggi. Jumlah ini lebih tinggi dari 6.186 jamaah dari tahun sebelumnya,” katanya.

Kongregasi dengan risiko tinggi, tambahnya, adalah peziarah dengan usia lanjut yang umumnya memiliki sejumlah masalah kesehatan. Pada tahun 2018 diketahui bahwa jumlah total jamaah meninggal pada 0,18 persen dari jumlah total 200 ribu lebih peziarah yang meninggalkan tahun ini.

Berdasarkan persentase ini, proporsi peziarah tahun ini proporsional masih lebih rendah daripada dua tahun lalu. Menurut Menteri Kesehatan, para peziarah yang meninggal umumnya disebabkan oleh penyakit jantung.

Tips Mengatasi Jetlag Jamaah Haji

Umroh Hemat Dan Menyenangkan Dengan Travel Wisata Halal

Mendarat di tanah suci menjadi babak perjalanan baru bagi para jamaah Indonesia. Perbedaan cuaca adalah salah satu tantangan bagi para jamaah tanah air biasa dengan iklim tropis.

Kondisi Jetlag sering dialami pada masa-masa awal. Jika tidak bisa diatasi, kondisi ini bisa mengganggu proses ibadah. Penasihat Haji dan Umrah, Rafiq Jauhary berbagi kiat dengan Republika tentang bagaimana menangani Jetlag bagi para jamaah yang baru tiba.

Rafiq mengatakan bahwa tidak sedikit dari para jamaah yang mengabaikan kelelahan karena mereka didorong untuk melakukan ibadah. Dalam pikiran mereka hanya ada satu ibadah ke layanan lain, meskipun sebenarnya tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Semangat ibadah ini juga dipengaruhi oleh perbedaan waktu antara Indonesia dan Arab Saudi. Tidak sedikit jamaah yang siap pergi ke masjid pada pukul satu pagi. Ini karena di kamar hotel mereka tidak bisa tidur dan merasa tubuhnya segar.

“Situasi ini disebut jetlag,” kata mentor jamaah Haji dan Umrah sejak 10 tahun lalu.

Harap dicatat bahwa pada saat yang sama pukul satu pagi waktu Madinah adalah sama dengan jam lima pagi di Indonesia. Inilah sebabnya mengapa setiap jam satu pagi para jamaah sudah merasakan tubuh yang segar dan seolah-olah terburu-buru pergi ke masjid.

Untuk mengatasi jetlag ini, Rafiq mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, segera ubah waktu di jam atau di ponsel dengan waktu Arab Saudi. Ketika Arab Saudi adalah jam emlat lebih lambat dari Waktu Indonesia Barat.

Umroh Hemat Dan Menyenangkan Dengan Travel Wisata Halal

“Jangan tiba ketika Anda tiba di Arab Saudi, para jamaah masih aktif di Indonesia,” katanya.

Selanjutnya, para penyembah disarankan untuk istirahat yang cukup agar tubuh mulai beradaptasi. Latih agar tidak mengantuk saat larut malam dan terus berbaring di tengah malam. Begitupun di siang hari, biasakan untuk beristirahat meski hanya sesaat. Baik sebelum dhuhur atau sesudahnya.

Ketika waktu istirahat dikondisikan, jamaah dapat mulai belajar untuk mengatur kegiatan lain dan juga waktu ibadah. Rafiq berdoa agar kegiatan para jamaah di Tanah Suci akan tetap mulus dan tubuh akan tetap sehat.

Mengintip Ragam Tugas Sektor Khusus Masjid Nabawi

Sektor Khusus (Sexus) Masjid Nabawi adalah salah satu sektor andalan di Wilayah Kerja Madinah. Sektor ini memiliki tanggung jawab yang besar selama musim haji. Bisa dibayangkan bahwa ratusan ribu jemaat di Indonesia melaksanakan arba’in – sholat lima waktu selama delapan hari – penuh sesak dengan peziarah dari seluruh dunia.

Tidak heran komposisi sektor ini cukup lengkap. Mulai dari Seksi Perlindungan Haji, Pertolongan Pertama ke Haji Haji (P3JH) Departemen Agama, dan Tim Gerak Cepat Kementerian Kesehatan (TGC). Beberapa kursi roda juga disiagakan di pos sektor yang menjaga pintu nomor 21 Masjid Nabawi.

Menurut Deputi Sex, Ahmad Hanafi, beberapa tantangan di lapangan yang dihadapi termasuk banyak jemaat yang lupa arah pulang ke rumah. “Saya sangat senang tiba di Madinah, mereka langsung menuju Masjid Nabawi tanpa melihat pintu masuk ke pintu nomor,” katanya ketika ditemui di Masjid Nabawi, Minggu 9 September 2018 siang.

Acara seperti itu sering terjadi. “Tantangan lain yang sering menimpa peziarah terpisah dari kelompok,” tambahnya. Jika seperti itu, langkah pertama yang diambil oleh partainya adalah merekam. “Kami melihat dan memeriksa gelang identitas jemaat yang digunakan,” katanya.

Gelang identitas yang dimulai tahun ini dengan barcode – salah satu dari 10 inovasi dalam mengatur haji tahun ini – mempermudah petugas untuk memeriksa peziarah hotel. Setelah diketahui, para petugas langsung mengawal jemaat ke hotel masing-masing.

“Tapi ya kami menyiapkan minuman dan roti sebagai antisipasi bahwa jemaat belum makan, sehingga mereka bisa menenangkan mereka,” katanya seperti dikutip oleh Kemenag.go.id.

Khusus untuk daerah Raudlah, tempat antara makam Nabi Muhammad SAW dengan mimbar, ia menghimbau kepada jemaat berisiko tinggi (risti) terutama perempuan untuk didampingi oleh tim atau kelompok.

Karena anggota perempuan dari Masjid Nabawi Nabius juga telah menjaga di Raudlah. Mereka dipaksa untuk tidak bisa mendorong Raudlah karena pada saat yang sama mereka mengawasi ribuan peziarah.

Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan keamanan Masjid Nabawi terkait barang yang hilang atau tersebar. Setiap dua hari, petugas memeriksa barang-barang yang ditemukan.

Madinah Indah Wisata Tempatnya Travel Wisata Halal

“Nanti, kalau ternyata jemaat kita di Indonesia akan mengambilnya dan mengembalikannya ke sidang,” katanya.

Untuk kesehatan, Sexus juga bekerja sama dengan kesehatan Masjid Nabawi yang mengelola di pintu nomor 36.

Mempertahankan ritme untuk menjalankan tugas negara tentu tidak mudah. Namun, Ahmad Hanafi dan semua anggota Sexus mengaku menikmati amanah yang diberikan.

“Bertemu dengan rekan senegaranya dan orang-orang dengan berbagai karakteristik bahasa dan budaya yang berbeda membuat kita bahagia dan ringan dalam melaksanakan tugas ini,” tutupnya.